1.Pada saat setup instalasi windows
khususnya pada bagian “Where do you want to install Windows?”,klik drive
options (advanced) untuk menghapus partisi yang ada dan membuat partisi yang
baru.
2.
Berikutnya muncul pesan “To ensure
that all Windows features work correctly, Windows might create additional
partitions for system files.”.Klik OK..
3.
Dua partisi akan di buat, Partisi
System Reserved (Disk 0 Partition 1) dengan size 100.00 MB, dan Primary Partisi
(Disk 0 Partition 2) dengan alocated space kurang dari 100MB.
4.Delete Primary Partisi yang telah di
buat tadi.
5.
Klik OK jika muncul pesan “The
partition might contain recovery files, system files, or important software
from your computer manufacturer. If you delete this partition, any data stored
on it will be lost”
6. Semua disk space didalam partisi
akan menjadi unallocated space. Berikutnya klik System Reserved Partition, dan
klik Extend.Sesuaikan disk space sesuai kebutuhan dan klik Apply.
Klik OK,jika muncul pesan “Extending a partition is not a reversible action. If you proceed, you will not be able to undo this action later.
Klik OK,jika muncul pesan “Extending a partition is not a reversible action. If you proceed, you will not be able to undo this action later.
7.Klik Partisi Extended System
Reserved, dan klik Format.
8. Klik OK jika muncul pesan “The
partition might contain recovery files, system files, or important software
from your computer manufacturer. If you format this partition, any data stored
on it will be lost.”
9. Setelah proses Formating selesai,
Partisi System Reserved sekarang akan menjadi Partisi System biasa/normal. Dan
berikutnya kita bisa install windows seperti biasanya..
10.
Cukup sekian tutorial kali ini, dan
sebagai info tambahan file system Windows Recovery Environment (WinRE) akan di
simpan di C:Recovery
NB : Ada baiknya membackup data
penting anda terlebih dahulu,harap berhati-hati karena jika anda kurang teliti
alias sambil ngelamun resiko kehilangan partisi penting dapat terjadi, jadi
keep on ur eyes and calm down.